Bayi berusia kurang dari sebulan ditemukan warga Jalan A Yani Kilometer 3 Tamiang Layang Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur dalam sebuah kardus. Ia diduga di buang oleh orang tuanya sendiri dengan meninggalkan pesan dalam secarik kertas untuk merawatnya, Minggu (20/11).

Informasi yang diterima media, orok tersebut ditemukan H.Dhani, warga sekitar ketika hendak salat subuh di teras mushola dengan kondisi lemah dan masih bertali pusar tanpa mengenakan sehelai benang. "Bayi sudah dibawa dan dirawat di Rumah Sakit Tamiang Layang, karena kondisinya lemah," sebut KBO Satbinmas Polres Bartim, Ipda Kholid M yang berada di lokasi saat dikonfirmasi.

Dia menyebutkan bahwa, bayi berjenis kelamin laki - laki itu memiliki berat 1,8 kilogram. Diperkirakan bayi kedinginan dan kelaparan karena tidak makan dua hari.  "Kami menerima laporan warga dan mendatangi lokasi. Awalnya dikira barang orang tertinggal dekat pintu depan musala. Tetapi waktu dibuka ternyata bayi,"kata Kholid. Semnetara saat ditemukan, di dalam kardus terdapat secarik kertas bertuliskan tangan dengan pesan "siapa pun yang dapat anak ini tolong dijaga, karena kami pun dititip oleh kawan kami.  Yang punya anak kabur.  Kami pun anak perantauan dari Sulawesi karena kami tidak mampu menghidupi bayi tersebut. Bayi lahir pada tanggal 18 November 2022. Bayi lahir dalam kondisi sehat". (log)