PALANGKA RAYA-Sebagai bentuk kepedulian atas keresahan masyarakat terhadap naiknya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas perdagangan, koperasi, usaha kecil menengah (UKM) dan perindustrian menggelar operasi pasar di halaman Pasar Kahayan Modern, Kelurahan Palangka, Kamis (15/9).

“Hari ini (kemarin, red) kami menggelar operasi pasar, ada dua item yang dijual, yakni sembako dan tabung gas elpiji. Kami menjual elpiji sesuai harga eceran tertinggi (HET), ukuran 3 kilogram (kg) dijual Rp22.000, ukuran 5,5 kg dijual Rp107.000, dan ukuran 12 kg dijual Rp228.000,” kata Fairid, kemarin.

Orang nomor satu di Palangka Raya ini menyampaikan, kegiatan operasi pasar ini dilakukan sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka menekan inflasi.

“Selain menggelar operasi pasar, juga memperkuat kerja sama antardaerah, semua itu dilakukan untuk menekan laju inflasi,” ujar Fairid.

Lebih lanjut dijelaskan Fairid, pihaknya sengaja memilih Pasar Kahayan sebagai lokasi digelarnya operasi pasar, karena mempertimbankan kondisi warga Mendawai yang dalam beberapa hari terakhir tengah mengalami musibah banjir.

“Jadi ini bentuk kepedulian kami terhadap warga Mendawai. Semoga dengan adanya operasi pasar ini, warga terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok. Insyaallah operasi pasar ini terus dilanjutkan ke depan, jadi mohon dukungan dari masyarakat,” ujar Fairid.

Dalam operasi pasar di Pasar Kahayan kemarin, ada 600 paket sembako yang dijual dengan harga murah. Hanya dengan bermodal Rp100 rupiah, sudah bisa membawa pulang 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, 2 kg gula, dan 4 bungkus Indomie. Warga yang ingin membeli paket sembako tersebut mesti mengambil kupon dengan persyaratan membawa fotokopi KTP dan kartu keluarga.

Menurut Lurah Palangka, Akhmad Susanto, selain untuk menekan angka inflasi, operasi pasar ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat di kompleks Mendawai yang sedang dilanda musibah banjir. Karena itu, Pasar Kahayan menjadi lokasi paling strategis untuk operasi pasar kali ini, karena lebih mudah dijangkau oleh masyarakat yang tinggal di sekitar Mendawai.

“Operasi pasar ini sangat membantu masyarakat yang sedang terdampak banjir,” tuturnya.

Selain paket sembako murah yang disiapkan dinas perdagangan, koperasi, usaha kecil menengah (UKM) dan perindustrian, pihak Pertamina juga menjual gas elpiji dengan harga terjangkau. Tabung 3 kg dijual seharga Rp22.000, tabung 5,5 kg dengan harga Rp107.000, dan tabung 12 kg seharga Rp228.000. Total ada 500 tabung gas yang disiapkan untuk dijual ke masyarakat.

Salah satu warga Mendawai yang juga terdampak banjir, Isnawati, mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar murah ini. Ia bahkan rela berdempetan dan antre berjam-jam di bawah terik matahari agar bisa membeli gas elpiji dengan harga murah.

“Ya, sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini, biasanya saya beli 40 ribu untuk satu tabung gas, tapi di sini (operasi pasar, red) bisa mendapatkan dengan harga Rp22.000,” pungkasnya. (pra/*irj/ce/ala)