Akibat intensitas hujan cukup tinggi yang terjadi wilayah Kecamatan Seruyan Tengah membuat jembatan akses jalan penghubung antara Desa Suka Mandang - Desa Tangga Batu kecamatan setempat putus tidak bisa dilalui oleh warga. Camat Seruyan Tengah, Tambeleng saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dirinya juga menjelaskan, sebelumnya jembatan akses jalan pinggir sungai masih normal. Namun, lantaran tingginya curah hujan hingga pagi ini membuat jembatan penghubung ke desa lainnya ini pun putus usai diterjang luapan air sungai yang meningkat. "Benar mas jembatannya rusak (putus, red). Kami juga sudah menghubungi pihak perusahaan agar bisa membantu namun kendalanya kayu yang panjang itu tidak ada disitu," katanya.

Jelas dia, pihaknya bersama masyarakat juga mengupayakan dengan gotong royong agar bisa mengumpulkan kayu yang ada di sekitar pinggir sungai. Dengan harapan agar jembatan darurat dari kayu itu bisa dilalui kembali, Terlebih dengan turut dibantu masyarakat maupun pihak perusahaan.

"Jembatan putusnya baru terjadi tadi pagi saja, penyebabnya karena curah hujan terlalu deras air itu tidak dapat menampung lalu jebol. Itu merupakan jembatan penghubung antara Desa Suka Mandang dengan Tangga Batu. Karena debit air sungai kecil itu melebihi kepasitas, akhirnya jebol lah yang dipinggir-pinggir nya itu merembes-merembes hingga besar sampai ke badan jalan yang ada aspalnya itu," jelasnya.

Kendati demikian, dirinya menambahkan bahwa jembatan penghubung tersebut memang akses jalan di pinggir sungai. Akan tetapi memang masih ada jalan alternatif lainnya yang bisa dilalui oleh warga yang jalan poros Rantau Pulut Batu Agung."Kalau kemarin saat saya lewat masih bisa, tapi dengan posisi jembatan sudah darurat ada tambahan - tambahan anak kayu. Saat ini Sekcam saya sudah kesana untuk turun memantau dan melihat kondisi disana," pungkasnya.  (ais)