PALANGKA RAYA – Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Tengah Brigjen TNI Sinyo mengingatkan agar masyarakat mewaspadai banyaknya informasi menyesatkan mengenai Vaksin Covid-19.

“Banyaknya info menyesatkan atau hoax tentang vaksin ini, salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” kata Sinyo, Selasa (13/9/2022).

Mengutip penelitian yang dilakukan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) bersama Unicef, lanjut Sinyo, hingga kini hoaks vaksinasi masih mendominasi hoaks-hoaks bertema Covid-19. Penelusuran MAFINDO sepanjang Januari hingga Agustus 2022, terdapat 73 konten hoaks yang dilaporkan publik maupun yang dijumpai oleh para pemeriksa fakta MAFINDO.

"Dari hasil penelitian itu diketahui bahwa konten hoaks vaksinasi Covid-19 mencapai lebih dari 50 persen. Seperti hoaks tentang dampak vaksin booster, dampak vaksinasi Covid-19 pada anak, dan mempermainkan kebijakan vaksinasi,” ujarnya.

Di sisi lain, terbatasnya akses informasi dan komunikasi, juga keterbatasan kepemilikan gawai maupun cara menggunakannya, menjadi faktor penunjang menyebarnya hoaks yang tersebar dari mulut ke mulut.

Karena itu, lanjut Kabinda Kalteng, pihaknya mengajak masyarakat hingga ke akar rumput untuk bisa berpartisipasi aktif melawan hoaks yang mengganggu penanganan pandemi/wabah Covid-19.

“Mari kita saling mengingatkan, adanya berita atau informasi yang salah dan tidak memiliki sumber yang jelas, bisa menjadi salah satu hal yang sangat berbahaya dan akan menimbulkan masalah, seperti lalai nya masyarakat dalam menjaga protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi, hingga menyebabkan kematian akibat kesalahan informasi terkait penanganan Covid-19 secara mandiri,” beber Sinyo.

Selain itu, imbuh dia, masyarakat juga diharapkan tetap mematuhi dan disiplin protokol kesehatan 5M dan menjalankan vaksinasi, agar risiko terpapar, hospitalisasi serta kematian akibat Covid-19 dapat dihindari.

Sementara itu, terkait capaian vaksinasi yang dilaksanakan BINDA Kalteng pada periode 15 Agustus - 12 September 2022, mencapai 28.359 orang yang terdiri dari semua dosis, baik primer maupun booster.

“Untuk capaian vaksinasi kemarin (12/9/2022) kami laksanakan di Kabupaten Kapuas, Barito Utara, Barito Timur, Barito Selatan, Pulang Pisau, Gunung Mas, Katingan dan Kotawaringin Timur, berhasil memvaksin sebanyak 1.633 orang,” ungkap Sinyo. (kpg)