Seorang pria berinisial HYD (25), karyawan bengkel tambal ban, harus diamankan pihak kepolisian. Pria tersebut diamankan usai mengancam ibu dan adik kandungnya serta ingin membakar bengkel milik adik kandungnya di jalan RTA Milono Km 4,5 Palangka Raya, Selasa (26/04). Dia mengaku perbuatan tersebut dilakukan lantaran merasa tidak dihargai dan kecewa. Selain itu,  dia ingin menguasai usaha milik adiknya tersebut.

Dirsamapta Polda Kalteng Kombes Pol Cahyo Widiarso mengatakan, pria yang berinisial HYD (25) diamankan personel Ditsamapta saat sedang mengancam ibunya dengan ucapan ingin membakar bengkel milik adiknya yang juga menjadi tempat pria tersebut beserta istri dan keempat anaknya menumpang tinggal dan bekerja. 

"Selain itu, HYD (25) merupakan residivis kasus perkelahian. Adik dari pria tersebut juga mengaku sering dipukuli karena alasan yang tidak jelas," ucapanya, Rabu (27/4). Atas kejadian tersebut petugas Patroli Presisi Reaksi Cepat (PPRC) Ditsamapta Polda Kalteng, langsung mengamankan pelaku agar tidak melakukan hal yang tidak diinginkan.

Setelah dilakukan tindak lanjut kejadian tersebut diselesaikan secara kekeluargaan. "Masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Karena sang ibu memaafkan tindakan anaknya tersebut. Kemudian pria tersebut berjanji untuk tidak mengulangi kembali apa yang ia lakukan dikemudian hari," pungkasnya. (yud)