Menjelang hari raya Idulfitri, arus lalu-lintas sungai mengalami peningkatan. Khususnya angkutan feri di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau Dr Supriyadi. “Kami pada Selasa (26/4) telah melakukan pengecekan aktivitas di pelabuhan feri. Semua telah terjadi peningkatan. Termasuk di jalur pelabuhan Feri Palambahen-Pangkoh,” kata Supriyadi saat dikonfirmasi, Rabu (27/4).

Feri Palambahen tampaknya menjadi salah satu jalur alternatif bagi pengguna angkutan feri selain feri Anjir Sampit-Mintin. “Di Palambahen antreannya juga cukup Panjang. Begitu juga di Anjir Sampit-Mintin,” katanya.

Dia mengungkapkan, feri Anjir Sampit-Mintin dan Palambahen-Pangkoh merupakan feri besar yang melayani angkutan kendaraan roda 4. “Kendati terjadi antrean, kami tetap mengimbau kepada pengelola dan nakhoda feri untuk tetap memprioritaskan keselamatan penumpang. Jangan membawa angkutan melebihi angkutan,” bebernya. Saat melakukan pengecekan, selain melakukan pengecekan kelaikan armada pihaknya juga melakukan pengecekan dokumen.

“Selain itu kami juga mengecek alat kelengkapan keselamatan penumpang. Seperti jaket pelampung. Jumlahnya harus mencukupi,” kata dia. Dia mengaku, kepatuhan pengelola dan nakhoda terhadap imbauan Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau cukup bagus. “Kami minta apa yang menjadi imbauan Dinas Perhubungan menjadi perhatian. Apalagi ini memasuki puncak arus mudik. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama,”tandasnya. (art)