Satlantas Polres Kotim mengimbau para pemilik kendaraan roda empat, seperti truk atau angkutan barang untuk tidak melebihi kapasitas over load. Untuk itu, petugas terjun ke lapangan untuk memberikan imbauan sopir truk. 

"Sebagai upaya, agar para kendaraan tidak melebih kapasitas, maka kita kali ini terjunkan Satlantas Polres Kotim. Mereka menyebarkan brosur dan memasang sticker berbunyi stop over dimension dan over load terhadap para sopir angkutan dibeberapa titik jalan raya, yang menjadi jalur perlintasan truck.  Salah satunya di jalan MT Haryono Sampit, Kabupaten Kotim," ucap Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kasat Lantas AKP Salahiddin.

Itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengusaha angkutan agar mematuhi aturan terkait over dimensi dan over load, guna menghindari dan meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya. "Petugas kita juga memberikan pemahaman dan kesadaran kepada para pengusaha dan para sopir kendaraan angkutan tentang 5 bahaya kendaraan over dimensi dan over load. Itu seperti pengeraman tidak maksimal, memperbesar blind spot, tidak kuat menanjak, ruang gerak terbatas, dan kendaraan rusak ditengah jalan," tambahnya.

Selain itu, juga memberikan edukasi tentang Protokol Kesehatan (Prokes), dengan selalu menerapkan menerapkan 6M seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan,  mengurangi mobilitas serta menghindari makan bersama ditempat umum sebagai langkah dalam menanggulangi dan memutus rantai penyebaran Covid-19. "Selain sosialisasi juga akan dilakukan penindakan terhadap truk yang over dimensi dan over load, sehingga dengan tindakan ini para pengusaha angkutan truk dan truk pribadi untuk selalu mengikuti aturan Lalu Lintas yang berlaku," ungkapnya. (yud)