Karir Marc Marquez belum akan berakhir. Cedera diplopia atau padangan ganda yang kambuh setelah mengalami gegar otak akibat crash pada sesi warm up di GP Indonesia Minggu (20/3) dinyatakan tidak parah. Diagnosa tersebut dinyatakan mantan dokter MotoGP Dr Claudio Costa. Costa, pioner pendiri Clinica Mobile yang menjadi pusat medis penanganan darurat di setiap seri MotoGP itu menyebutkan bahwa cedera Marquez bisa pulih dengan sendirinya.

”Kami melihatnya sebagai cedera yang sangat ringan. Aku rasa ini gangguan syaraf pada cedera sebelumnya,” ucap Costa kepada Corriere dello Sport. ”Aku rasa ini bisa pulih kurang dari tiga bulan. Bisa jadi dia akan bangun tidur besok dan melihat dengan jelas,” paparnya. Dr Costa menyebut bahwa cedera mata yang dialami Marquez kali ini lebih bersifat ”periferal” ketimbang ”sentral”. Sehingga tidak membutuhkan operasi.

”Cedera pertama (2011) meninggalkan bekas dan sekarang dia mengalami insiden yang menambahkan permasalahan baru pada bekas tersebut,” tandasnya. ”Ini adalah cedera minor dan mungkin hanya butuh waktu sebentar untuk sembuh, dengan penanganan tepat dan rehabilitasi,” ”Bisa juga tiba-tiba sembuh di antara waktu siang sampai malam. Jadi kita berharap itu yang akan terjadi segera. Jadi Marquez bisa segera melihat kembali dunia yang dia cintai, yaitu balapan, dengan jelas dan presisi,”.

Marquez sendiri akan melakukan check up berikutnya pekan depan. Sampai saat ini, Repsol Honda belum berencana mengumumkan pengganti Marquez untuk GP Argentina 2-4 April mendatang. (jpc)