Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berencana akan membuat rumah singgah pata tahun 2023 nanti, adanya rumah singgah itu nantinya akan mempermudah peran Dinas Sosial (Dinsos) dalam menjalankan tugasnya seperti melakukan penertiban dan pembinaan masyarakat yang memiliki masalah sosial.

“Kita sudah merencanakan untuk membangun rumah singgah tahun depan, karena kalau kita melakukan penertiban terhadap anak jalanan maupun pengemis,  tidak ada tempatnya dan itu membuat kita kesulitan, sehingga dilepas begitu saja, sehingga tidak membuat efek jera bagi mereka,” kata Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor, usai meresmikan gedung baru Dinsos, Selasa (8/3).

Dirinya juga mengatakan terkait dengan permasalahan sosial, peran Pemerintah Kecamatan, Kelurahan maupun Desa juga penting memperhatikan permasalahan yang ada di warganya, terutama warga yang tidak mampu atau mengalami cacat atau yang lainnya segera melaporkan kepada pemerintah daerah. 

“Saya minta kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa, kalau ada warganya yang betul-betul tidak mampu atau cacat dan lainnya, tidak ada yang bertanggungjawab, agar dilaporkan kepada pemerintah daerah, Apa lagi kita punya Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan APBD, karena itu merupakan tanggungjawab kita Pemerintah mulai tingkat bawah sampai keatas. Jangan sampai ada warga kita yang kelaparan dan kemiskinan laporkan saja, saya mohon itu diinformasikan,” ujar Halikin Ia juga mengimbau pada semua masyarakat Kabupaten Kotim agar tidak mudah memberikan uang kepada para gelandangan pengemis maupun anak jalanan. Karena dengan cara seperti itu merupakan upaya untuk memberi efek jera pada mereka sehingga tidak lagi menjadi pengemis di Kabupaten Kotim ini.

“Kami juga akan menerapkan undang-undang apabila ditemukan lagi eksploitasi anak, saya berharap tidak ada masyarakat asli daerah ini untuk melakukan tindakan seperti itu, karena daerah kita ini memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi dan saya yakin siapa saja yang mau bekerja pasti tidak akan kelaparan kalau tinggal di Kabupaten Kotim ini," ucapnya. (prokalteng)