Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, A Fauliansyah melalui Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), M Aswani mengatakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen belum dilaksanakan. "Saat ini, kita masih belum menerapkan PTM 100 persen. Jumlah siswa saat pelaksanaan PTM masih dibatasi. Kita masih melihat perkembangan kasus aktif Covid-19," katanya, Selasa (4/1).

Dia menjelaskan bahwa Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya telah menerbitkan surat edaran nomor 420/801/870.Um-Peg/XII/2021. Ini sebagai tindak lanjut dari surat keputusan bersama empat menteri, yang telah diterbitkan beberapa waktu lalu.

Dalam surat edaran tersebut, pemberlakuan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 disesuaikan berdasarkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai rekomendasi dari kementerian terkait. Sampai saat ini, Dinas Pendidikan setempat sudah memberikan rekomendasi kepada 110 satuan pendidikan. Ini terdiri dari 52 TK, 28 SD, dan 30 SMP yang memang sudah diperbolehkan melaksanakan PTM Terbatas.

"Memang masih ada beberapa sekolah yang belum memenuhi kriteria untuk melaksanakan PTM Terbatas. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya terus mendorong kepada sekolah agar mempersiapkan untuk pelaksanaan PTM terbatas,"ujarnya. (hfx)