PALANGKA RAYA-Panitia seleksi ASN nasional (Panselnas) telah mengumumkan hasil seleksi administrasi jabatan pimpinan tinggi madya dengan jabatan sekretaris daerah (Sekda) Kalteng pada 24 Desember lalu. Ada tujuh yang melamar dan dinyatakan lulus untuk bersaing memperebutkan kursi Sekda Provinsi Kalteng. Ketujuh nama yang lulus dalam tahap seleksi administrasi merupakan pejabat yang sarat pengalaman di eksekutif. 

Kursi sekda sendiri tentu sangat seksi untuk diperebutkan. Pasalnya posisi sekda merupakan jabatan tertinggi bagi karir seorang aparatur sipil negara (ASN), sehingga tidak salah banyak pejabat yang bersaing untuk memperebutkannya. Ada tujuh nama yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, ketujuh nama tersebut memiliki peluang yang sama dan layak duduk sebagai sekda.  

Melihat latar belakang dari ketujuh nama tersebut, mereka merupakan pejabat berpengalaman, ada yang beberapa kali menjabat sebagai pimpinan tertinggi di perangkat daerah (PD) pemprov Kalteng hingga menjadi pelaksana harian (Plh) Bupati. Berbekal pengalaman di pemerintahan tersebut membuat mereka layak ikut bersaing menjadi sekda provinsi Kalteng. Berdasarkan pengumuman yang disampaikan panitia seleksi tertanggal 24 Desember 2021 nomor

004/SJPTM-KT/XII/2021 ada tujuh nama yang lulus seleksi administrasi. Ketujuh pejabat tersebut nama tersebut pertama ada nama Pj Sekda Kalteng Drs H Nuryakin MSi, kedua Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kalteng Dr H Muhamad Katma F Dirun SE MSi, ketiga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir H Darliansjah MSi, kemudian ada nama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Dr H Kaspinor SE MSi, berikutnya ada Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko SSos MSi, kemudian Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Drs Suhaemi MSi dan terakhir Plt Kepala Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Drs Akhmad Husain MSi. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng Lisda Arriyana melalui Kepala Bidang Pengembangan Suhufi Ibrahim mengatakan, tujuh peserta yang mendaftar merupakan pejabat eselon satu dan keseluruhan lolos tahap administrasi. Selanjutnya para peserta akan memasuki tahapan seleksi yang dilaksanakan mulai 3 Januari 2022 mendatang dan akan berlangsung sekitar satu bulan.

 “Setelah seleksi administrasi ini akan memasuki tahapan seleksi makalah, wawancara, presetasi dan lainnya,” kata Suhufi Ibrahim saat diwawancara di Kantor BKD Kalteng, Senin (27/12). Pelaksanaan tahapan seleksi ini dilakukan oleh tim panselnas yang terdiri dari lima orang di antaranya Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang masing-masing memiliki jabatan eselon 1a, selanjutnya tiga lainnya dari akademisi.

 “Nantinya tim panselnas akan melihat skor penilaian masing-masing peserta, selain itu juga melihat latar belakang daripada masing-masing calon, lantaran sekda ini merupakan jabatan strategis dalam pemerintahan yang membantu gubernur,” jelasnya.  

Setelah tahapan seleksi dilaksanakan, nanti tim panselnas akan melaporkan hasil ke gubernur. Kemudian akan membuat surat kepada Sekretariat Negara (Setneg) untuk dilakukan verifikasi dari hasil seleksi oleh Presiden RI. “Setelah seleksi dilaksanakan, ada tiga nama yang kemudian dilakukn evaluasi oleh presiden dan akan diseleksi untuk memilih satu orang menjadi sekda,” ucap Suhufi.  

Berkenaan dengan kapan kemungkinan penetapan sekda definitif, itu tergantung dari presiden. Apabila dari presiden cepat maka hasil yang keluar juga cepat. “Setelah terpilih, satu orang ditetapkan menjadi sekda dengan SK persetujuan dari presiden,” pungkasnya. (abw/ala)