PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menargetkan capaian vaksinasi Covid-19 mencapai 70 persen pada akhir Desember tahun ini. Pasalnya, per Kamis (25/11) capaian vaksinasi Covid-19 se-Kalteng sudah mencapai angka 63,4 persen.

“63,4 persen itu adalah capaian vaksinasi dosis pertama untuk Kalteng,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng dr Suyuti Syamsul saat diwawancarai Kalteng Pos di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, (25/11).

Diungkapkannya, dengan angka capaian tersebut, maka untuk mencapai target vaksinasi Covid-19 kurang 6,6 persen. Pihaknya optimistis bahwa target 70 persen capaian vaksinasi dapat terwujud pada awal Desember nanti.

“Target 70 persen itu memang vaksin dosis pertama, saya pikir tidak harus menunggu akhir Desember, paling tidak pada minggu pertama Desember sudah bisa mencapai 70 persen,” katanya.

Keyakinan itu juga didukung dengan distribusi logistik vaksin dari pemerintah pusat ke daerah. Ia menyebut, sejauh ini distribusi logistik vaksin tetap lancar. Hanya saja pada beberapa daerah yang saat ini tengah gencar melaksanakan vaksinasi, salah satunya Kabupaten Kapuas, ada penurunan stok vaksin.

"Kami tengah mengupayakan melobi pemerintah pusat untuk segera mengirim vaksin. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, karena mereka memiliki persediaan yang cukup banyak, supaya dapat dialokasikan ke Kabupaten Kapuas,” tuturnya.

Pihaknya menyebut, sampai saat ini tim satgas vaksinasi masih terus menjalankan tugas. Memang jangkauan provinsi terbatas, karena begitu luasnya wilayah Kalteng. Untuk itu pihaknya memfokuskan pada wilayah-wilayah tertentu, terutama yang belum mencapai 50 persen capaian vaksinasi.

“Yang kami prioritaskan adalah daerah-daerah yang belum mencapai 50 persen, tetapi beberapa waktu terakhir ini daerah-daerah itu (yang belum mencapai 50 persen) sudah mengalami peningkatan dan mencapai 50 persen,” sebutnya.

Hingga Kamis lalu, tercatat hanya Kabupaten Kapuas yang masih belum mencapai angka 50 persen pencapaian vaksinasi. Pihaknya berharap dalam beberapa hari ke depan angka tersebut bisa dicapai.

“Termasuk soal vaksin yang kedaluwarsa, harapannya hal itu tidak terjadi lagi, di tengah kondisi susahnya mencari vaksin saat ini, apabila ada yang sampai kedaluwarsa, tentunya tidak arif dan bijaksana,” pungkasnya. (abw/ce/ala)