Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalteng Erlin Hardi menyampaikan perkembangan kondisi bencana banjir di Kalteng per Minggu (14/11), pukul 07.00 WIB. Sudah ada lima daerah yang terdampak. Di antaranya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Timur (Kotim), dan Kota Palangka Raya dengan status siaga darurat banjir.

“Ada lima kabupaten/kota terdampak banjir, tapi untuk Kabupaten Katingan dan Barito Selatan (Barsel) belum ada status,” katanya saat diwawancara Kalteng Pos, Minggu (14/11). Diungkapkannya, hingga kemarin pagi belum terlapor adanya warga yang mengungsi akibat bencana banjir ini. Namun, ada kemungkinan terjadi banjir di wilayah hilir akibat tingginya debir air dari hulu, khususnya di wilayah Kabupaten Katingan.

“Semua ada kemungkinan, curah hujan yang tinggi di hulu maupun hilir ini akibat pengaruh cuaca La Nina,” ucapnya. Berdasarkan prediksi BMKG, musim hujan bisa berlangsung hingga Maret 2022 mendatang. “Tentu kami berharap jangan sampai terjadi banjir seperti kemarin (beberapa waktu lalu, red),” pungkasnya. (kaltengpos)