PALANGKA RAYA-Seleksi kompetensi dasar (SKD) yang dilaksanakan di Unit Pelaksana Tugas (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kota Palangka Raya telah selesai dilaksanakan. Selama kurang lebih sebulan pelaksanaan SKD, 2 September hingga 4 Oktober, tercatat sebanyak 508 peserta tidak hadir.

Kepala UPT BKN Palangka Raya Sigit Ari Wibowo mengatakan, total peserta SKD yang dijadwalkan mengikuti computer assisted test (CAT) di UPT BKN Palangka Raya adalah 4.600 peserta dari 86 instansi. Dari 508 peserta yang dinyatakan tidak hadir ini, di antaranya karena terkonfirmasi positif Covid-19, sedangkan lainnya tidak hadir tanpa keterangan.

“Untuk pelaksanaan SKD CPNS di UPT BKN Palangka Raya, peserta yang tidak hadir sebanyak 508 orang, 14 menyatakan terkonfirmasi Covid-19 dan 14 peserta ini sudah mengikuti penjadwalan ujian ulang,” katanya saat diwawancarai, Selasa (5/10).

Sementara itu, SKD untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) non guru juga sudah dilaksanakan Senin (4/10) dalam dua sesi. Peserta PPPK sebanyak 86 orang. Hanya satu peserta yang tidak hadir tanpa keterangan.

“Untuk PPPK non guru yang mengikuti SKD di UPT BKN Palangka Raya, ada satu peserta tidak hadir, juga tidak menginformasikan terpapar Covid-19, jadi yang bersangkutan tidak hadir tanpa keterangan,” tutur Sigit kepada Kalteng Pos.

Namun, masih ada penjadwalan ulang untuk CPNS lokasi ujian lain pada 16 Oktober dengan jumlah tujuh orang. Sedangkan untuk PPPK, masih ada jadwal untuk TVRI sebanyak 19 orang dan RRI sebanyak 43 orang yang akan dilaksanakan pada 25 Oktober nanti. (abw/ce/ala)