Beberapa waktu lalu, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir di Kalteng, mengingat ada beberapa kabupaten yang sudah menetapkan status tanggap darurat banjir dan melihat kondisi banjir yang terjadi di Kalteng. Gubernur pun fokus bahkan beberapa kali turun ke Kabupaten Katingan termasuk mengirimkan bantuan karena Katingan merupakan wilayah banjir terparah kali ini.

Namun, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Erlin Hardi mengatakan, saat ini kondisi banjir di beberapa daerah sudah mulai surut termasuk di Kabupaten Katingan dan wilayah di Barito. “Mudah-mudahan kalau daerah hulu tidak ada hujan lagi secepatnya bisa surut, karena daerah hilir yang mungkin saja bisa terdampak,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu siang (12/9).

Memang, pihaknya menyebut saat, berdasarkan data per Sabtu (11/9) pukul 11.00 WIB, memang daerah yang masih terlaporkan terjadi banjir di sebelas kabupaten/kota. Dua daerah menetapkan status siaga darurat banjir yaitu Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dan Murung Raya (Mura). Sementara itu, ada tujuh kabupaten yang menetapkan status tanggap darurat banjir yakni Kotawaringin Barat (Kobar), Kotawaringin Timur (Kotim), Katingan, Lamandau, Barito Utara (Batara), Seruyan dan Gunung Mas (Gumas).

“Perkembangan status banjir di Katingan saat ini menggenangi sepuluh kecamatan, kondisi perkembangan banjir di Desa Buntut Bali, Kecamatan Pulau Malan mengalami penurunan air dan jalan di Telok Bua dapat dilalui, sementara itu kondisi di Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir kedalaman air sekitar 50 sentimeter,” katanya yang ia sampaikan melalui update kejadian banjir.

Terpisah, Lurah Kasongan Lama Dirmansyah mengatakan bahwa kondisi banjir di wilayah Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan sudah sudah mulai surut, Minggu (12/9). “Kondisi air sudah mulai turun,” kata Dirmansyah kepada Kalteng Pos. Sebagian besar wilayahnya, kata Dirmansyah, air yang mengalir sudah tidak lagi sampai masuk ke dalam rumah. Selain itu di beberapa tempat sarana tranportasi darat yang sempat lumpuh akibat tergenang banjir kini sudah bisa berfungsi kembali.

“Jalan jalan sudah enak di lalui, banyak daerah yang sempat tidak bisa dilewati karena banjir sekarang bisa di lewati kendaraan,” ujarnya.

 

Salah satu kawasan yang sudah bisa dilewati kendaraan adalah jalan menuju ke Posko Pengungsian yang berada di kawasan taman Religi kasongan. Surutnya banjir, dikatakan Dirmansyah dimanfaatkan oleh warga di lokasi pengungsian untuk pulang menengok rumah mereka dan sekaligus membersihkan rumah dari sisa sisa banjir. 

Selain rumah warga sejumlah tempat fasilitas umum dan fasilitas kesehatan di wilayah kelurahan Kasongan Lama seperti sarana puskesmas juga mulai di bersihkan oleh pihak kelurahan. Aksi bersih bersih ini dibantu juga oleh para relawan yang baik berasal dari wilayah kasongan lama maupun yang datang dari kota lain seperti Palangka Raya, Banjarmasin dan sejumlah wilayah lain. 

Meskipun sejumlah warga mulai pulang, lanjutnya, masih banyak juga warga yang memilih bertahan tinggal di tempat pengungsian menunggu air benar benar surut atau menunggu rumah bisa di tempati kembali. Hal itu dikarenakan, di banyak wilayah, air masih menggenang di sekitar halaman pekarangan rumah milik warga. “Di Kasongan Lama mungkin di RT 1 sampai RT 14 masih (banjir) , tapi warga sudah bisa pulang,” ujarnya.

Dia juga mengatakan saat ini jumlah pengungsi di posko Religi afa lebih kurang sekitar 100 jiwa. Terkait bantuan bagi masyarakat korban banjir , Dirmansyah menyebutkan bantuan untuk para korban banjir masih terus berdatangan ke posko banjir di taman Religi tersebut. Berbagai bantuan dari para donatur tersebut saat ini masih di fokuskan ke layanan dapur umum yang ada di posko pengungsian tersebut.

Dirmansyah mengatakan bila kondisi banjir ini telah berakhir. Seluruh pengungsi banjir bisa pulang, rencananya pihak kelurahan akan membagikan sisa bantuan ada untuk kepada warga tertimpa musibah banjir di wilayah Kasongan Lama.“Mudah mudahan cepat kita bagikan ke masyarakat, kasihan warga, habis banjir kan mereka tidak bisa langsung kerja, mudaha mudahan paket itu bisa membantu,” pungkasnya. (kaltengpos)