Direktur RSUD Kota Palangka Raya dr Abram Sidi Winasis melalui Kabag Humas Hendra Panguntaun menyampaikan, stok oksigen di RSUD Kota Palangka Raya saat ini masih mencukupi, walau saat ini RSUD Kota sedang menangani banyak pasien terkonfirmasi dengan gejala sedang hingga berat. “Puji Tuhan untuk stok oksigen di RSUD Kota saat ini masih stabil,” ucapnya.

Lebih lanjut pria yang juga menjabat sebagai kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota ini mengungkapkan, kemarin pihaknya mendapat tambahan 30 oksigen baru dari penyuplai. Dan pada sore harinya, menerima lagi sekitar 30 tabung oksigen. Jadi pengantaran oksigen dari distributor sudah normal, yakni dua kali pengiriman dalam sehari.

Kebutuhan oksigen di RSUD Kota terbilang cukup tinggi, karena sekitar 70-75 persen pasien Covid-19 yang dirawat rata-rata membutuhkan suplai atau pemakaian tabung oksigen. Sedangkan untuk pasien yang tidak membutuhkan oksigen, dirawat pada RS perluasan di Hotel Batu Suli.

Hendra mengimbau kepada masyarakat Kota Palangka Raya agar tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat, serta disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) sehingga tidak mudah terpaparnya Covid-19.

“Saat ini sedang terjadi peningkatan kasus Covid-19, akhir-akhir ini masih didominasi oleh klaster keluarga, jadi apabila ada anggota keluarga sakit, segera dibawa ke puskesmas terdekat, jangan sampai saat sesak napas baru dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, berdasarkan laporan pihak RSUD Kota Palangka Raya, saat ini stok oksigen di rumah sakit tersebut stabil atau mencukupi. “Sekarang ini kan masih stabil stok oksigen, saya cuman mengimbau masyarakat Kota Cantik supaya tidak perlu membeli oksigen kalau tidak memerlukan, jangan ciptakan panic buying yang tentunya dapat merugikan sesama,” pungkasnya. (kaltengpos)