PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Pada Juli nanti vaksinasi Covid-19 mulai diberikan untuk masyarakat umum berusia di atas 18 tahun. Vaksinasi sangatlah penting untuk membentuk herd immunity atau kekebalan tubuh kelompok dengan cakupan yang cukup besar. Apabila antibodi dalam tubuh setiap warga sudah terbentuk, maka dapat membentengi masyarakat agar tidak mudah terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan, yang dimaksud herd immunity itu apabila terbentuk kekebalan tubuh 70 persen dari jumlah populasi penduduk. Target Kalteng mencapai herd immunity sebagaimana yang direkomendasikan pemerintah dan organisasi kesehatan dunia atau WHO adalah 1,8 juta jiwa dari 2,6 juta populasi penduduk.

“Padahal, usia 18 tahun ke atas di Kalteng itu juga berada di angka 1,8 juta jiwa dari 2,6 juta penduduk. Tentu hal ini meringankan kita untuk mencapai target, karena apabila 1,8 juta jiwa yang berusia di atas 18 tahun sudah divaksin, maka Kalteng sudah bisa dikatakan 100 persen vaksinasi Covid-19,” ungkapnya saat rapat koordinasi (rakor) terkait percepatan vaksinasi Covid-19 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, (17/6).

Dijelaskannya, vaksin yang dialokasikan untuk Kalteng sekitar 3,8 juta dosis. Jadi, pada dasarnya Kalteng kelebihan dosis. Namun perhitungan itu belum termasuk penduduk yang tidak memiliki NIK atau warga pendatang yang belum terdaftar sebagai penduduk Kalteng.

“Asumsi kami, dengan ketersediaan 1,8 juta dosis atau 1,9 juta dosis itu, maka masyarakat berusia di atas 18 tahun sudah bisa divaksin 100 persen, kecuali yang tidak bisa divaksin karena alasan medis,” jelas dia.

Menurut Suyuti, apabila 1,8 juta jiwa itu diberi vaksin Sinovac, maka diasumsikan Kalteng memerlukan 3,6 juta dosis vaksin untuk dua kali penyuntikan.