PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) akan segera melaksanakan muyawarah nasional (munas) V yang rencanya digelar di Jakarta pada 18-20 Juni. Beberapa hari sebelum kegiatan itu dilaksanakan, Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng H Agustiar Sabran bersama Deputi Presiden MADN Sipet Hermanto dan pengurus DAD terlebih dahulu akan melakukan koordinasi berbagai bahan yang disinergikan dengan arahan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran. Hal itu sebagai upaya mendorong lembaga adat Dayak tingkat nasional agar ke depannya bisa mengambil peran utama dan maksimal bagi pembangunan di provinsi yang berada di Pulau Kalimantan ini.

Ketum DAD Kalteng H Agustiar Sabran menjelaskan, MADN merupakan lembaga adat masyarakat Dayak berskala nasional yang menjadi wadah koordinasi, komunikasi, dan kerja sama lembaga-lembaga adat Dayak, baik yang berada di Kalimantan maupun di seluruh Indonesia.

“Salah satu tugas MADN adalah untuk mempersatukan masyarakat Dayak agar menjadi satu kekuatan sosial yang mampu mendorong dan membantu pemerintah dalam bidang pembangunan, secara khusus dalam bidang pembangunan karakter bangsa,” ucap Agustiar Sabran melalui rilis tertulis yang diterima Kalteng Pos, Rabu (16/6).

Deputi Presiden MADN Sipet Hermanto menambahkan, sebagai lembaga yang lahir dari sejarah masyarakat Dayak, MADN merupakan lembaga yang memperjuangkan kepentingan masyarakat Dayak, secara khusus dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya. Karena itu, selain berfungsi sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan kerja sama lembaga-lembaga adat Dayak, MADN juga berfungsi sebagai wadah pelayanan masyarakat adat Dayak, wadah untuk menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat adat Dayak, dan wadah untuk mengkaji berbagai program yang menyangkut kehidupan dan hak masyarakat adat Dayak.

“Dengan demikian, secara nasional MADN merupakan organisasi masyarakat Dayak yang penting dan strategis, karena menjadi wadah yang melahirkan pikiran-pikiran cerdas, sarana mengajukan solusi-solusi positif, serta media untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kreatif-konstruktif. Melalui organisasi ini, masyarakat Dayak dapat ikut berkiprah secara nyata membangun bangsa,” ujar Sipet Hermanto menambahkan keterangan H Agustiar Sabran.

Ketua DAD Kalteng H Agustiar Sabran melanjutkan, dirinya sedikit menyayangkan pelaksanaan munas di Jakarta. Mengingat strategisnya munas tersebut, menurutnya ada sesuatu yang kurang dari rencana pelaksaannya.