PROKAL.CO,

Memasuki musim kemarau tahun ini, personel Manggala Agni di seluruh daerah operasi (Daops) di Kalteng telah siap siaga mengantisipasi potensi terjadinya karhutla.

“Seluruh personel Manggala Agni yang ada di seluruh Daops telah diinstruksikan untuk siap siaga 24 jam, mengantisipasi kemungkinan adanya kebakaran hutan dan lahan,” kata Koordinator Manggala Agni Kalteng Fahmi Nurjaman ST kepada Kalteng Pos, (6/6).

Dijelaskan Fahmi, sejak Mei lalu karhutla sudah sering terjadi. “Berdasarkan data kami, pada bulan Mei tercatat kebakaran hutan dan lahan terjadi di wilayah Kobar dan Sukamara. Sedangkan pada minggu ini, tercatat karhutla terjadi di kota Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas,” beber Fahmi sembari menambahkan bahwa data tersebut adalah data karhutla yang proses pemadamannya dilakukan oleh petugas Manggala Agni.

Data itu belum seluruhnya tercatat, karena ada peristiwa karhutla di sejumlah daerah yang pemadamannya tidak melibatkan Manggala Agni.

Dikatakan Fahmi, untuk menghadapi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kalteng, pihaknya terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti BMKG, Polri-TNI, dan BPBD provinsi maupun daerah, serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

“Seperti untuk melihat potensi karhutla di Kalteng, kebetulan sumber info kami juga didapat dari aplikasi (milik) BMKG,” pungkasnya.