PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Belum genap sebulan pelantikan gubernur dan wakil gubernur, kabar mengejutkan datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng. Jumat pagi (4/6) beredar informasi pemberhentian Sekda Kalteng Fahrizal Fitri dari jabatannya. Saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Fahrizal Fitri tak menampik kebenaran kabar itu. Ia menyebut bahwa pemberhentian itu sudah efektif berlaku Jumat (4/6).

Ditemui di Kantor Gubernur Kalteng, Fahrizal Fitri yang biasa datang menggunakan mobil berpelat KH 7, kemarin terlihat menggunakan mobil putih berpelat hitam. Saat diwawancarai awak media, Fahrizal mengatakan bahwa selama ini dirinya hanya melaksanakan tugas sebagai sekda di Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng. Setelah resmi menanggalkan jabatannya, Fahrizal akan kembali menjadi staf biasa.

“Saya cuma pelaksana tugas dan nantinya akan menjadi staf biasa lagi, saat ini saya ditugaskan di Badan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalteng,” katanya saat ditemui di kantor gubernur. Perpindahan jabatan dari sekda ke staf biasa di BPSM tentu merupakan penurunan jabatan.

“Kalau dibilang turun ya turun, dari eselon satu menjadi staf,” ungkapnya kepada media. Pria yang sebelumnya pernah menjabat kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng ini menyebut, sebelumnya ia tidak mengetahui perihal pemberhentian. Ia mengaku baru menerima surat pemberhentian sebagai sekda pada Kamis siang (3/6).

“Saya tidak tahu karena hanya disampaikan melalui surat yang saya terima kemarin siang (Kamis, red) setelah makan siang, sekitar pukul setengah satu,” ucapnya.

Fahrizal juga membantah isu soal pengundurkan dirinya dari jabatan sekda. “Saya tidak pernah membuat pernyataan mengundurkan diri, yang pasti saya menerima surat yang disampaikan oleh gubernur perihal pemberhentian saya sebagai sekda,” tegas Fahrizal.