PALANGKA RAYA-Sepekan lagi, tepatnya pada Selasa (25/5), masa pemerintahan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran-Habib Ismail Bin Yahya (SOHIB) akan berakhir. Selanjutnya H Sugianto Sabran akan memimpin Kalteng bersama H Edy Pratowo sebagai wakilnya. Pasangan gubernur dan wakil gubernur (wagub) periode 2021-2024 ini rencananya akan dilantik di Istana Negara, Jakarta.

Proses pengusulan pelantikan H Sugianto Sabran-Edy Pratowo sudah sampai ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan sedang diproses di sekretariat negara (setneg). Hal tersebut diungkapkan Sekda Kalteng Fahrizal Fitri.

“Skenario pelantikan yang diusulkan ke setneg yakni tetap dilaksanakan pada masa berakhirnya jabatan pasangan gubernur dan wakil gubernur Sugianto-Habib,” katanya saat dikonfirmasi Kalteng Pos, Selasa (18/5).

Diungkapkannya, sampai saat ini informasi lanjutan soal jadwal pelantikan masih belum turun alias belum diterima Pemprov Kalteng, meskipun keputusan presiden (keppres) tentang pengangkatan gubernur dan wagub sudah disiapkan dan akan diberikan saat pelantikan nanti.

“Pelantikan akan dilakukan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, tapi tepatnya (hari dan tanggal) masih belum diketahui karena masih menyesuaikan jadwal presiden,” terangnya.

Dijelaskan Fahrizal, sebelum masa berakhirnya jabatan Sugianto-Habib pada 25 Mei mendatang, akan ada peringatan hari jadi Provinsi Kalteng pada Senin (24/5). Pada dasarnya peringatan hari jadi Kalteng jatuh pada tanggal 23 Mei. Namun karena bertepatan dengan hari Minggu maka peringatan kali ini digeser ke hari setelahnya.

“Hari jadi Kalteng kan jatuh pada hari Minggu, kami putuskan untuk geser ke hari Senin, apalagi saat ini merupakan masa akhir jabatan Wagub Kalteng Habib Ismail Bin Yahya, sehingga sekaligus dilakukan acara perpisahan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalteng Agus Pramono mengatakan, pada akhir masa jabatan Sugianto-Habib dan menjelang pelantikan pasangan Sugianto-Edy, kondisi Kalteng aman dan terkendali.

“Memang keppres untuk pengangkatan gubernur dan wagub periode 2021-2024 sudah selesai ditandatangani, tapi jadwalnya masih belum ada kepastian, tunggu saja informasi dari pusat” ucapnya.

Pihaknya berharap proses pelantikan dilaksanakan pada waktu yang seharusnya, yakni 25 Mei. Tetapi presiden juga kemungkinan mempertimbangkan gubernur-gubernur di provinsi lain yang masa jabatanya berakhir pada bulan Juni. Karena itu, apabila pelantikan lebih dari waktu yang seharusnya, maka jabatan gubernur akan diisi sementara oleh pelaksana harian (Plh) atau Pj gubernur.

“Apabila jarak waktu kekosongan jabatan dan pelantikan itu sebentar saja, maka bisa secara otomatis sekda menjabat Pj Gubernur hingga waktu pelantikan,” katanya.

“Kalau jarak tidak terlalu jauh dan sekda menjadi Pj gubernur, maka Biro Umum, Biro Hukum atau Biro Pemerintahan berkoordinasi dengan Kemendagri,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Sugianto Sabran-Edy Pratowo telah ditetapkan sebagai pemenang pilkada serentak tahun 2020 dan berhak memimpin Kalteng untuk periode 2021-2024. Dalam pemilihan yang digelar akhir tahun lalu itu, pasangan Sugianto-Edy meraup 536.128 suara atau 51,60 %, sementara pasangan Ben-Ujang mengoleksi 502.800 suara atau 48,40 %. Selisih perolehan suara kedua pasangan 3,2 %. (abw/ce/ala)