PROKAL.CO,

PALANGKA RAYA-Hampir dua pekan wilayah Palangka Raya diselimuti udara segar dan cuaca cerah. Namun kini masyarakat Kota Cantik kembali “disengat” asap. Sejak pagi hingga tadi malam, kabut asap kembali menyelimuti. Asap ini diduga disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi beberapa hari terakhir.

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mengakui kembali terjadi karhutla. Dan hingga saat ini, lanjutnya, Kalteng masih berstatus siaga darurat dan akan mengembangkan patroli untuk melakukan pencegahan.

“Saya juga mengeluarkan surat kepada setiap perangkat daerah (PD) untuk mengirimkan pasukan yang dapat di BKO-kan kepada tim satgas. Nanti BPBD yang akan mengatur,” kata Fahrizal Fitri kepada media, Selasa (3/9).

Berdasarkan informasi yang diterima, kata dia, dalam 24 jam terakhir sedikitnya ada 527 titik api yang muncul. Hal ini sangat memprihatinkan.

“Walaupun sudah ada bantuan helikopter, tetapi titik api menyebar cukup banyak. Saat ini di daerah barat cukup banyak jumlah hotspot, sehingga pergerakan helikopter untuk pemadaman diprioritaskan ke sana, terutama area yang mendekati taman nasional,” jelasnya.

Besok (hari ini) akan ada rapat di Kemenko Polhukam RI terkait penanganan karhutla. Kesempatan tersebut akan digunakan pihaknya untuk mengusulkan penambahan unit helikopter water booming dan rekayasa cuaca.