PROKAL.CO,

TAKBIR menggema sejak malam hingga pagi. Ribuan umat muslim khususnya di Kota Palangka Raya, memadati Masjid Raya Darussalam, Kompleks Islamic Center, Palangka Raya, Rabu pagi (22/8). Meski meluber hingga ke halaman masjid, namun tetap khusyuk menjalankan salat Iduladha.

Sementara itu, sejumlah jemaah salat Iduladha terpaksa memakai masker. Hal itu dikarenakan kabut tipis dampak karhutla, mulai menyelimuti Palangka Raya dan sekitarnya. Aroma gambut terbakar diiringi asap tipis memenuhi udara, sangat menyengat hidung.

Namun, kualitas udara masih terkendali. Kualitas udara masih bagus. Bahkan, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan BencanaDaerah (BPBD), bencana kabut asap belum menjadi ancaman. Akan tetapi, masyarakat wajib waspada.

Selain itu, peringatan Iduladha 1439 Hijriyah kali ini, selain berkurban bersama, juga diwarnai dengan doa bersama untuk bencana gempa bertubi-tubi yang melanda Lombok dan sekitarnya.

“Selamat berkurban, semoga berkah. Tak lupa kita berdoa untuk saudara kita di Lombok. Mohon maaf gubernur saat ini masih di Tanah Suci menunaikan ibadah haji. Beliau tidak bisa hadir di tengah-tengah kita saat ini,” ungkap Pj Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri.

Hari Raya Iduladha kali ini, lanjut dia, mesti dijadikan momentum bagi masyarakat Kalteng untuk saling menjaga keharmonisan antarumat beragama. Termasuk mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan sesama warga Indonesia yang sedang tertimpa musibah, khususnya di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya.