PROKAL.CO,

SELURUH calon jemaah haji (CJH) asal Kalteng, sudah meninggalkan Bumi Tambun Bungai. Terakhir, kelompok terbang (Kloter) 14 asal Palangka Raya, Seruyan, dan Murung Raya. Berangkat dari Palangka Raya menuju Banjarmasin, Rabu (8/8) pukul 16.00 WIB. Dalam kloter 14 ini, ada 3 dari 15 CJH menggunakan kursi roda.

Sebelum memasuki bus untuk diantarkan ke Bandara Tjilik Riwut, CJH diberikan pembekalan dan pengecekan tas. Barang bawaan diperiksa. Ternyata, masih banyak CJH yang belum paham, terkait barang apa saja yang boleh dan tidak saat naik ke kabin pesawat.

Contoh, air minum, parfum lebih dari 100 milligram, hand and body lotion, minyak rambut, dan sejenisnya. Bahkan ada cabai yang disimpan di botol dan diisi air.

“Keberangkatan hingga kloter terakhir ini lancar-lancar saja. Tidak ada signifikan dan masih bisa dikendalikan dan diatasi. Masalahnya seperti barang bawaan. Barang yang seharusnya disimpan di bagasi, malah dibawa ke kabin,” jelas Teknisi Seksi Siskohat Kanwil Kemenag Kalteng Ismail Marzuki, di Asrama Haji Palangka Raya, Rabu (8/8).

Dia mengungkapkan, yang seharusnya dibawa oleh CJH ke kabin pesawat, hanyalah bekal umrah wajib. Sebab, setibanya di Jeddah, CJH langsung melaksanakan umrah wajib sebagai awal ibadah memasuki Arab Saudi.

“Setelah itu baru ke hotel,” jelasnya.